Showing posts with label indonesia. Show all posts
Showing posts with label indonesia. Show all posts

Friday, July 14, 2017

Bika Ambon

Bika Ambon

     Bika ambon adalah sejenis penganan asal Indonesia. Terbuat dari bahan-bahan seperti telur, gula, dan santan, bika ambon umumnya dijual dengan rasa pandan, meskipun kini juga tersedia rasa-rasa lainnya seperti durian, keju, dan cokelat. Bika ambon biasanya dapat bertahan dalam kondisi terbaik selama sekitar empat hari karena setelah itu kue tersebut mulai mengeras.

     Bika ambon dikenal sebagai oleh-oleh khas Kota Medan, Sumatera Utara. Di Medan, Jalan Mojopahit di daerah Medan Petisah terdapat sedikitnya 30 toko yang menjual kue ini. Setiap toko di lokasi ini bisa menjual lebih dari 1.000 bungkus bika ambon perhari apabila menjelang hari raya.Diperkirakan, sebutan bika ambon muncul dari kebiasaan masyarakat yang dahulu baru mengenal bika yang diproduksi di Jalan Ambon, Medan. Penyebutan bika ambon akhirnya menjadi tradisi seiring dengan berkembangnya industri makanan ini


Bahan :
  • 340 gram Tepung Tapioka
  • 11 gram / 1 bungkus instant yeast 
  • 12 butir telur
  • 340 gram gula pasir
  • 680 ml Santan 
  • 1,5 sdt garam
  • sedikit pasta pandan
  • 5 lembar daun jeruk purut 
  • tambahan bahan: 1 sdt Vanilla cair
Cara Membuatnya :
  1. Campur tepung tapioka dan instant yeast.
  2. Mixer telur dengan 100 gr gula pasir sampai gula larut. Masukkan kedalam campuran tepung tapioka, mixer sebentar sampai tercampur rata.
  3. Masak santan, daun jeruk purut, garam dan gula pasir dalam panci, sampai gula larut. (tidak perlu sampai mendidih)
  4. Masukkan santan kedalam adonan telur, aduk rata, istirahatkan adonan selama 1,5 jam sampai adonan 2x volume. Adonan akan menjadi sekitar 2300 ml.
  5. Panaskan oven 160° C.
  6. Setelah Oven cukup panas, Aduk pelan adonan, terutama dibagian bawah bowl biasanya ada adonan tapioka yang mengendap.
  7. Bagi dua adonan, masing-masing 1150 ml. Jika suka tambahkan vanilla cair kedalam adonan dan aduk rata. Tuang adonan tanpa warna kedalam loyang yang sudah dilapis kertas baking.
  8. Tambahkan beberapa tetes pasta pandan kedalam adonan yg kedua, aduk pelan sampai warna tercampur rata. Tuang adonan hijau kedalam loyang yang lain.
  9. Panggang bika ambon, letakkan loyang dibagian bawah dan tengah, agar permukaan bika ambon tidak hangus, dengan api atas dan bawah selama 30 menit. Tutup loyang dibagian atas dengan alumunium foil untuk menghindari permukaan kue berwarna kecoklatan.
  10. Setelah 20 menit, tukar loyang yang bagian bawah keatas, agar kue matang merata. Setelah tes kematangan, angkat dan sajikan.

Thursday, July 13, 2017

Batagor Tengiri

Batagor Tengiri

     Batagor adalah jajanan khas Bandung yang mengadaptasi gaya Tionghoa-Indonesia dan kini sudah dikenal hampir di seluruh wilayah Indonesia. Secara umum, jajanan ini dibuat dari tahu yang dilembutkan diisi adonan berbahan Ikan tenggiri dan tepung tapioka lalu dibentuk menyerupai bola dengan digoreng dalam minyak panas selama beberapa menit hingga matang. Variasi lainnya yaitu siomay yang digoreng dan dihidangkan dengan batagor ditambah dengan bumbu kacang, kecap manis, sambal, dan air perasan jeruk nipis sebagai pelengkap.



Bahan :
  • Ikan tengiri kita filet diambil dagingnya saja sebanyak 250gram, cuci bersih dan haluskan dengan cara dagingnya ditekan tekan sampai halus dan lembut
  • Tepung sagu sebanyak 100 gram gunakan sagu yang bagus supaya anti hasilnya tambah enak
  • Telur ayam 1 butir yang ukuran besar
  • Minyak goreng 1 sendok makan
  • Santan encer sebanyak 50 mililiter atau mungkin bisa juga mengunakan santan instan yang biasa banyak dijual dipasaran sekarang ini
  • Bawang putih 3-4 siung yang ukuran besar kupas terus diiris tipis tipis untuk tumisan
  • Garam dapur yang mempunyai kandungan yodium sebanyak 1 sendok the
  • Merica halus sebanyak 2 sendok makan atau sesuai selera
  • Gula putih sebanyak 1 sendok the
  • Kulit pangsit 15 lembar yang bisa dibeli dipasar pasar tradisional
  • Kecap manis kental kurang lebih 1 sendok makan
  • Minyak goreng secukupnya nanti untuk menggoreng adonan batagor bandung dan menumis bumbu bumbu
Bumbu :
  • Bumbu kacang yang sudah dihaluskan sebanyak 100 gram, anda bisa beli dipasar atau membuat sendiri
  • Cabe merah secukupnya sesuai selera, apabila kepingin pedas bisa dikasih cabe yang lebih banyak atau yang tidak suka pedas sedikit saja cabenya
  • Bawang putih 3 buah untuk ukuran besar
  • Garam dapur halus 1 sendok the
  • Gula pasir sebanyak 1 sendok makan
  • Kecap manis 1 sendok the atau sesuai selera
  • Jeruk nipis 1 buah peras dan ambil airnya
  • Minyak sedikit untuk menumis
  • Air panas secukupnya
Cara membuat Bumbu :
  1. Tumis bawang putih dan cabai sampai tercium harum
  2. Haluskan tumisan tadi dan tambahkan kacang goreng yang sudah dihaluskan, kecap manis, garam dapur, gula pasir dan tambahkan air panas secukupnya sampai kekentalan bumbunya sesuai yang kita inginkan lalu angkat.
Cara membuat:
  1. Tumis bawang putih, merica halus, garam ,gula dan kecap manis
  2. Ambil wadah yang besar untuk membuat adonan batagornya, masukkan daging ikan tengiri yang sudah dihaluskan tadi kemudian campur dengan bumbu bumbu yang ditumis tadi. Campur sampai bener bener halus dan rata
  3. Masukkan telur, tepung sagu, santan encer dan tambahkan satu sendok minyak goreng. Aduk semua bahan bahan tersebut sampai tercampur sempurna
  4. Ambil kulit pangsit, buka dan rentangkan kemudian isi dengan adonan yang tadi lalu lipat kembali ujungnya biaradonan tidak keluar, ulangi sampai semua adonan dan kulit pangsitnya habis
  5. Siapkan pengorengan dan diberi minyak agak banyak supaya nanti batagor terendam semua, goreng dengan api kecil biar matangnya rata sampai warna kecoklatan
  6. Sajikan dengan bumbu kacang yang telah kita buat tadi.

Kue Putu

Kue Putu

     Kue putu adalah jenis makanan Indonesia berupa kue yang berisi gula jawa dan parutan kelapa, tepung beras butiran kasar. Kue ini di kukus dengan diletakkan di dalam tabung bambu yang sedikit dipadatkan dan dijual pada saat matahari terbenam sampai larut malam. Suara khas uap yang keluar dari alat suitan ini sekaligus menjadi alat promosi bagi pedagang yang berjualan.

    Kebanyakan warna dari kue putu ini adalah putih dan hijau. Sejumlah pedagang masa kini mengganti bambu dengan pipa PVC dengan alasan kepraktisan, meskipun dari segi kesehatan penggunaan PVC membahayakan. Putu versi Bugis (Sulawesi Selatan) memakai beras ketan hitam tanpa gula. Putu dimakan dengan taburan parutan kelapa dan sambal. Putu Bugis hanya dijual pagi hari sebagai pengganti sarapan yang praktis.

     Kue putu sendiri sudah merambah ke negara lain, seperti Singapura dan Malaysia, meskipun nama dan bentuk untuk kue ini sedikit berbeda, tetapi rasanya sendiri sama dengan kue putu tradisional Indonesia itu sendiri.



Bahan:
  • 375 gram tepung beras kering
  • 125 gram gula merah, iris tipis
  • 300 ml air
  • ½ sdt garam
  • 2 lembar daun pandan
  • ½ sdt pewarna hijau
  • 150 gram kelapa parut, kukus dengan sedikit garam
Cara membuat :
  1. Rebus air bersama garam, daun pandan dan pewarna hijau hingga mendidih. Angkat, biarkan hangat lalu tuangi ke dalam tepung beras sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan tangan hingga berbutir-butir halus.
  2. Siapkan saringan kasar, masukkan adonan tepung, gosok-gosokkan hingga adonan tepung berbentuk butiran halus, tampung.
  3. Ambil cawan ukuran 30 ml, tuang ½ sdm adonan tepung, lubangi bagian tengahnya dengan telunjuk, masukkan gula merah, tutup dengan ½ sdm adonan tepung tetapi jangan di tekan, ratakan.
  4. Balikkan cetakan yang berisi adonan ke atas loyang datar beralas daun pisang, angkat cetakannya. Atur jarak antara adonan yang sudah dicetak, jangan berdekatan.
  5. Kukus dengan api besar hingga 10 menit, angkat lalu sajikan selagi panas dengan taburan kelapa.

Sunday, July 9, 2017

Roti Buaya

Roti Buaya



     Roti buaya adalah hidangan Betawi berupa roti manis berbentuk buaya.Roti buaya senantiasa hadir dalam upacara pernikahan dan kenduri tradisional Betawi.  Suku Betawi percaya bahwa buaya hanya kawin sekali dengan pasangannya; karena itu roti ini dipercaya melambangkan kesetiaan dalam perkawinan.Pada saat pernikahan, roti diletakkan di sisi mempelai perempuan dan para tamu kondisi roti ini melambangkan karakter dan sifat mempelai laki-laki. Buaya secara tradisional dianggap bersifat sabar (dalam menunggu mangsa). Selain kesetiaan, buaya juga melambangkan kemapanan. Akan tetapi kini dalam simbolisme budaya modern, makna buaya berubah menjadi hal yang buruk, misalnya buaya judi, buaya minum (pemabuk) dan buaya darat (orang yang mata keranjang).


Bahan :
  • 500 gr terigu
  • 30 gr susu bubuk
  • 30 gr gula pasir
  • 30 gr mentega
  • 1 sdm gist
  • 500 cc air
  • garam secukupnya
Cara Membuat :
  1. Campur dan aduk jadi satu bahan kering; tuangi air, aduk hingga tercampur, masukkan mentega, aduk hingga menjadi adonan
  2. Diamkan 45 menit hingga mengembang
  3. Potong-potong adonana masing-masing 50 gram, pulungi dan biarkan 15 menit
  4. Bentuk adonan yang telah dipulung menyerupai buaya, letakkan diatas loyang yang telah diolesi blue band, biarkan mengembang kembali 45 menit
  5. Panggang hingga kuning kecoklatan dan matang, hidangkan.

Saturday, July 8, 2017

Kerak Telor

Kerak Telor

     Kerak telur adalah makanan asli daerah Jakarta (Betawi), dengan bahan-bahan beras ketan putih, telur ayam, ebi (udang kering yang diasinkan) yang disangrai kering ditambah bawang merah goreng, lalu diberi bumbu yang dihaluskan berupa kelapa sangrai, cabai merah, kencur, jahe, merica butiran, garam dan gula pasir.



Bahan :

  • 100 gr beras ketan putih, dicuci bersih dan direndam dengan air kurang lebih 2 jam 
  • 5 butir telur bebek 
  • 5 sdm bawang goreng 
  • 5 sdm serundeng 
  • 5 buah cabai rawit, iris halus 
  • 5 sdt garam 
  • 2 1/2 sdt lada bubuk 
  • 2 1/2 sdt gula pasir 
  • 5 sdm ebi bubuk 
Cara membuat  :
  1. Panaskan penggorengan kerak telur hingga cukup panas. 
  2. Masukkan satu sendok makan sayur ketan yang sudah direndam beserta airnya, tutup dan masak kurang lebih 2 – 3 menit. 
  3. Buka tutupnya, kemudian beri 1 butir telur, 1 sdm bawang goreng, 1 sdm serundeng, 1/2 sdm ebi, 1 buah cabai rawit, 1 sdt garam, 1/2 sdt lada bubuk dan 1/2 sdt gula pasir, aduk rata. 
  4. Ratakan disisi penggorengan kurang lebih berdiameter 20 cm, tutup dan masak kembali hingga harum 
  5. Balik penggorengan kerak telur hingga terjilat api dan permukaan atas harum terbakar. Sajikan.

Pecel

Pecel



     Pecel (beberapa daerah melafalkannya "pecal") adalah makanan yang menggunakan bumbu sambal kacang sebagai bahan utamanya yang dicampur dengan aneka jenis sayuran. Asal kata dan daerah pecel belum diketahui secara pasti, tetapi dalam bahasa Jawa, pecel dapat diartikan sebagai 'tumbuk' atau 'dihancurkan dengan cara ditumbuk'. Makanan ini populer terutama di wilayah Jawa Tengah (termasuk Yogyakarta) dan Jawa Timur.

     Pecel diperkirakan berasal dari Ponorogo, Jawa Timur, karena bumbu sambal kacang yang digunakan dalam campuran pecel mirip dengan yang digunakan sebagai bumbu sate Ponorogo. Makanan ini juga mirip dengan gado-gado yang dibedakan dengan campuran bahan dan tekstur bumbunya. Pecel mulai dikenal di luar ponorogo karena dibawa oleh warok ponorogo pada zaman hindia belanda yang merantau di berbagai wilayah di Indonesia, terutama di Jawa Timur.


Bahan  :
  • 600 gram nasi putih hangat
  • daun pisang untuk membungkus
Bahan untuk membuat sambal kacang :
  • 250 ml air panas
  • 3 buah cabai rawit rebus
  • 2 buah cabai merah rebus
  • 2 buah jeruk limau, peras airnya
  • 1 sendok teh gula merah
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh asam jawa
  • 1/2 sendok teh terasi goreng
  • 100 gram kacang tanah goreng
  • 6 lembar daun jeruk purut
Sayuran :
  • 50 gram bayam, rebus
  • 50 gram petai cina atau lamtoro
  • 1 buah mentimun, kita cincang
  • 1 ikat daun kemangi, ambil daunnya saja
  • 50 gram tauge pendek
  • 75 gram tauge rebus 
Bahan pelengkap :
  • Dadar jagung
  • Tempe
  • Rempeyek
Cara membuat  :

  1. Kita olah sambal kacangnya terlebih dahulu : kita haluskan semua bahan sambal kacang dengan uleg dan sisihkan.
  2. Ambil satu puncuk daun pisang kemudian tata nasi putih hangat diatasnya.
  3. Kemudian tata sayuran dengan rapi.
  4. Siram dengan sambal kacang secukupnya.
  5. Sajikan bersama dadar jagung dan rempeyek.

Friday, July 7, 2017

Soto Ayam

Soto Ayam

     Soto ayam adalah makanan khas Indonesia yang berupa sejenis sup ayam dengan kuah yang berwarna ke kuningan. Warna kuning ini dikarenakan oleh kunyit yang digunakan sebagai bumbu. Soto ayam banyak ditemukan di daerah-daerah di Indonesia dan Singapura. Selain ayam bahan yang digunakan juga meliputi telur rebus, irisan kentang, daun seledri, serta bawang goreng. Terkadang soto juga disajikan dengan lontong atau nasi putih. Selain itu soto ayam juga sering dihidangkan dengan sambal, kerupuk dan koya (campuran tumbukan kerupuk dengan bawang putih).



Bahan:

  • 1 ekor ayam potong utuh, bersihkan 
  • 200 gram kol, iris-iris 
  • 200 gram tauge, direbus 
  • 4 buah kentang, kukus dan goreng 
  • 2 buah tomat, iris tipis 
  • 50 gr mie soun, rendam dgn air panas 
  • 3 butir telur rebus 
  • 2 liter air, untuk memasak 
  • bawang goreng 
Bumbu :

  • 3 lembar daun jeruk purut
  • 2 batang serai, tumbuk memar
  • 2 lembar daun salam
  • 1 batang daun bawang, iris-iris
  • 25 gram lengkuas
  • 2 sdm minyak gorengBumbu yang dihaluskan
  • 5 gram kunyit, bersihkan
  • 4 buah kemiri, sangrai
  • 15 gram jahe, bersihkan
  • 3 buah bawang merah, kupas
  • 2 siung bawang putih, kupas
  • 1/2 sdt merica
  • 2 sdm garam bubuk
Cara membuat:

  1. Panaskan minyak dalam wajan, tumis bumbu yang sudah dihaluskan dengan api kecil sampai tercium bau harum
  2. Rebuslah ayam ke dalam panci yang sudah diisi air bersama dengan bumbu yang sudah ditumis, lengkuas, daun jeruk, daun salam, serta daun serai sekitar 30 menit hingga daging ayam benar-benar empuk.
  3. Bila kuah masih terasa kurang enak boleh ditambah garam atau merica secukupnya
  4. Pisahkan daging ayam dari tulang menggunakan garpu dan pisau (Tulang jangan dibuang)
  5. Masukkan kembali pepelan tulang ke dalam kuah yang ada di panci
  6. Tambahkan potongan daun bawang
  7. Kuah perlu dididihkan kembali sebelum dihidangkan dan letakkan kol, tauge, sohun, irisan kentang, tomat, serta telur dan daging ayam kedalam mangkuk.
  8. Siram bahan yang ada di dlm mangkok dengan kuah kaldu soto yang mendidih.
  9. Taburi bawang goreng dan irisan jeruk nipis di atasnya
  10. Hidangkan bersama sambal cuka, kecap manis dan kerupuk.

Wednesday, July 5, 2017

Empek-Empek

Empek-Empek



Pempek atau empek-empek adalah makanan khas Palembang yang terbuat dari daging ikan yang digiling lembut dan tepung kanji (secara salah kaprah sering disebut sebagai " tepung sagu "), serta beberapa komposisi lain seperti telur, bawang putih yang dihaluskan, penyedap rasa dan garam. Sebenarnya sulit untuk mengatakan bahwa penganan pempek pusatnya adalah di Palembang karena hampir semua daerah di Sumatera Selatan memproduksinya.

Pempek bisa ditemukan dengan sangat mudah di seantero Kota Palembang; ada yang menjual di restoran, ada yang di pinggir jalan, dan juga ada yang dipikul. Tahun 1980-an, penjual biasa memikul satu keranjang penuh pempek sambil berjalan kaki berkeliling menjajakan makanannya.

 Bahan 
  • Daging ikan tenggiri ( 1 kg )
  • Tepung sagu ( 1/2 kg )
  • Air matang ( 300 ml )
 Bumbu
  • Garam dan penyedap rasa secukupnya
Bahan untuk Kuah Cuka
  • Air matang ( 1 liter )
  • Gula merah ( 1 kg )
  • Bawang putih ( 150 gr )
  • Cabai rawit ( 200 gr )
  • Cuka ( 2 sendok makan atau sesuai selera )
  • Garam dan penyedap rasa secukupnya 
Cara Membuat
  1. Cuci bersih daging ikan tenggiri, tiriskan lalu haluskan.
  2. Campurkan air, tepung sagu, garam dan penyedap rasa. Aduk merata dan uleni hingga keras dan tidak lengket.
  3. Bentuk adonan tepung sagu dengan bentuk bulat (atau sesuai selera), buat lubang ditengahnya lalu isikan daging tenggiri yang telah dihaluskan kedalamnya, dan tutup.
  4. Setelah adonan dibentuk, rebus air hingga mendidih, lalu masukkan adonan Empek-Empek yang telah jadi ke dalam rebusan air. Rebus hingga adonan matang atau mengapung, angkat dan tiriskan.
  5. Cara penyajiannya dapat secara langsung sehabis direbus, atau dapat pula digoreng terlebih dahulu.
  6. Untuk Kuah Cuka, pertama-tama haluskan bawang putih dan cabai rawit hingga halus.
  7. Kedua rebus air, masukkan gula merah, bawang putih dan cabai rawit yang telah dihaluskan, cuka, garam, dan penyedap rasa. Rebus hingga mendidih.
  8. Setelah mendidih, saring rebusan air dan sisihkan.
  9. Sajikan Empek-Empek bersama Kuah Cuka, dapat pula ditemani dengan irisan mentimun.

Gudeg

Gudeg



     Gudeg ( ejaan bahasa Jawa: gudheg ) adalah makanan khas Yogyakarta dan Jawa Tengah yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan. Perlu waktu berjam-jam untuk membuat masakan ini. Warna coklat biasanya dihasilkan oleh daun jati yang dimasak bersamaan. Gudeg dimakan dengan nasi dan disajikan dengan kuah santan kental (areh), ayam kampung, telur, tahu dan sambal goreng krecek.





Bahan :
  • Nangka muda secukupnya, kupas kulitnya lalu cacah kasar isinya.
  • 800 ml santan kelapa (1 butir kelapa)
  • 5 butir telur rebus, buang kulitnya
  • 4-5 lembar daun jati muda( yang warnanya masih sedikit kemerahan)
  • 1/2 kg daging ayam
  • 1 ruas lengkuas (biarkan utuh)
  • 3 lembar daun salam
Bumbu untuk dihaluskan:
  • 8 siung bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 10 biji kemiri
  • 1 sdt ketumbar
  • Terasi secukupnya
  • 4 sdm gula merah halus
  • 1 sdt garam
CARA MEMBUAT  :
  1. Siapkan panci, alasi dengan beberapa lembar daun jati
  2. Masukkan semua bahan kedalam panci (nangka, daging ayam)
  3. Larutkan bumbu halus pada sedikit santan lalu tuangkan kedalam panci yang berisi nangka
  4. Pada bagian atas letakkan daun salam, lengkuas dan sisa daun jati.
  5. Rebus hingga santan sedikit tersisa dalam panci dan nangka menjadi empuk
  6. Masukkan telur rebus lalu rebus sebentar sampai santan benar-benar kering
  7. Matikan api dan angkat.
  8. Biasanya untuk mendapatkan rasa yang lebih enak, gudeg harus dimalamkan selama 1 malam.
  9. Sajikan gudeg dengan nasi putih, daging ayam, sambal krecek tempe, dan telur rebus.

Tuesday, July 4, 2017

Pukis

Pukis



      Pukis adalah sebuah kue khas Indonesia. Kue ini dibuat dari adonan telur, gula pasir, tepung terigu, ragi dan santan. Adonan itu kemudian dituangkan ke dalam cetakan setengah bulan serta dipanggang di atas api (bukan oven). Pukis dapat dikatakan sebenarnya adalah modifikasi dari kue wafel. Variasinya bermacam-macam, diberi taburan coklat butir, keju, selai nanas, sukade (manisan buah, biasanya dari pepaya dan dipotong kecil kecil serta berwarna warni ) atau kacang. Kue pukis memiliki bentuk dan warna yang khas. Bagian atasnya berwarna kuning dan bagian bawahnya kecoklatan. Pukis mudah dijumpai di toko-toko kue maupun penjual kaki lima di Indonesia. Dan karena mudah dijumpai kue ini jarang disajikan pada pesta-pesta.




Bahan
  • 250 gram tepung terigu protein sedang
  • 125 gram gula pasir
  • 100 ml santan
  • 3 butir telur
  • 15 gr margarin, lelehkan
  • 50 ml air suam kuku
  • 1 sdt ragi instan
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt vanili bubuk
  • Coklat butiran dan parutan keju untuk topping
  • Margarin untuk olesan cetakan
Cara Membuat 
  1. Masukkan ragi instan kedalam air suam kuku, aduk kemudian sisihkan dan biarkan hingga ragi larut.
  2. Kocok telur bersama gula pasir sampai mengembang. Campurkan tepung terigu, garam, dan vanili bubuk. Masukkan kedalam kocokan telur sedikit demi sedikit sambil terus diaduk atau dikocok dengan kecepatan rendah.
  3. Masukkan santan dan margarin yang telah dilelehkan perlahan-lahan sambil terus diaduk/dikocok.
  4. Terakhir masukkan larutan ragi instan kedalam adonan dan aduk lagi hingga merata.
  5. Tutup adonan dan diamkan kira-kira 1 jam sampai adonan mengembang.
  6. Setelah adonan mengembang sempurna, panaskan catakan kue pukis (bisa juga cetakan martabak mini) dan olesi dengan margarin.
  7. Tuangkan adonan dan biarkan beberapa saat sampai setengah matang.
  8. Tambahkan coklat butiran/mesis untuk topping atau keju parut sesuai selera.
  9. Tutup dan biarkan hingga matang. Angkat.

Sunday, July 2, 2017

Ayam Betutu

Ayam Betutu


     Betutu adalah lauk yang terbuat dari ayam atau bebek yang utuh yang berisi bumbu, kemudian dipanggang dalam api sekam. Betutu ini telah dikenal di seluruh kabupaten di Bali. Salah satu produsen betutu adalah desa Melinggih, kecamatam payangan kabupaten Gianyar. Ayam betutu juga merupakan makanan khas Gilimanuk. Betutu digunakan sebagai sajian pada upacara keagamaan dan upacara adat serta sebagai hidangan dan di jual. Konsumennya tidak hanya masyarakat Bali tetapi juga tamu manca negara yang datang ke Bali, khususnya pada tempat-tempat tertentu seperti di hotel dan rumah makan atau restoran. Betutu tidak tahan disimpan lama.




Bahan :
  • 1 ekor ayam kampung utuh
  • 2 batang serai, ambil bagian putihnya dan memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • Daun pisang untuk membungkus
  • Aluminium foil

Bumbu yang dihaluskan :
  • 80 ml minyak untuk menumis
  • 15 buah cabai merah, buang bijinya
  • 4 cm jahe
  • 4 cm kunyit, bakar
  • 4 cm lengkuas
  • 2 batang serai, ambil bagian putihnya
  • 100 gr bawang merah
  • 6 siung bawang putih
  • 1 sdt ketumbar bubuk
  • 4 butir kemiri, goreng
  • 4 lembar daun jeruk purut
  • ½ sdt merica hitam
  • 2 sdt garam

Bahan Pelengkap :
  • Nasi putih
  • Sambal matah
Cara Membuat :
  1.  Bumbu: Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum dan matang. Angkat.
  2. Lumuri ayam dengan bumbu hingga tersalut rata, biarkan semalaman.
  3. Tambahkan serai dan daun salam, bungkus dengan daun pisang, bungkus kembali dengan aluminium foil.
  4.  Kukus selama 2 jam. lalu angkat.
  5. Panggang dalam oven suhu 185 derajat Celcius selama 2 jam hingga matang. Angkat.
  6. Sajikan bersama pelengkap.

Friday, June 30, 2017

Rendang Minang

Rendang Minang



     Rendang atau randang adalah masakan daging bercita rasa pedas yang menggunakan campuran dari berbagai bumbu dan rempah-rempah. Masakan ini dihasilkan dari proses memasak yang dipanaskan berulang-ulang dengan santan kelapa. Proses memasaknya memakan waktu berjam-jam ( biasanya sekitar empat jam ) hingga kering dan berwarna hitam pekat. Dalam suhu ruangan, rendang dapat bertahan hingga berminggu-minggu. Rendang yang dimasak dalam waktu yang lebih singkat dan santannya belum mengering disebut kalio, berwarna coklat terang keemasan.

     Rendang dapat ditemukan di Rumah Makan Padang di seluruh dunia. Masakan ini populer di kalangan masyarakat Indonesia dan negara-negara di Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Filipina, dan Thailand. Di daerah asalnya, Minangkabau, rendang disajikan dalam berbagai upacara adat dan perhelatan istimewa. Meskipun rendang merupakan masakan tradisional Minangkabau secara umum, masing-masing daerah di Minangkabau memiliki teknik memasak dan penggunaan bumbu yang berbeda.

     Pada tahun 2011, rendang dinobatkan sebagai hidangan peringkat pertama dalam daftar World's 50 Most Delicious Foods (50 Hidangan Terlezat Dunia) yang digelar oleh CNN International.





Bahan :
  • 1.5 kg daging
  • 2 liter santan dari 2 butir kelapa
Bumbu dan Rempah :
  • 2 batang daun serai, memarkan
  • 4 lembar daun jeruk purut
  • 2 cm asam kandis/gelugur
  • 2 lembar daun kunyit, simpulkan
Bumbu Rendang untuk dihaluskan :
  • 5 butir kemiri
  • 6 siung bawang putih
  • 100 g cabe merah besar
  • 12 butir bawang merah
  • 100 g cabe merah keriting
  • 2 cm jahe, bakar
  • 2 cm lengkuas
  • 3 cm kunyit, bakar
  • 1/2 sdm ketumbar
  • 2 sdt garam
  • 1/2 sdt pala
  • 1 sdt jintan, sangrai
  • Penyedap rasa secukupnya
Cara Membuat :
  1. Langkah pertama untuk memasak atau membumbui daging rendang adalah dengan Menuangkan santan dalam wajan berukuran besar, masukkan pula serai, asam, irisan bawang merah dan daun kunyit. Aduk-aduk hingga santan mendidih dan pastikan jika santan yang anda masak tidak menjadi pecah, untuk itu pastikan jika anda terus mengaduk-aduk santan hingga mendidih merata.
  2. Setelah santan mendidih, masukkan bumbu yang telah dihaluskan kedalamnya dan sesekali aduk-aduk selama kurang lebih 20 menit.
  3. Jika anda melihat santan tampak berminyak atau mengeluarkan minyak. Maka silahkan masukkan potongan daging yang telah dibersihkan dan masak dengan menggunakan api sedang hingga santan mengental dan mengering.
  4. Masak hingga daging empuk dan matang merata sambil terus diaduk-aduk agar bagian dasar tidak gosong.
  5. Setelah matang merata, daging sudah empuk dan santan mulai mengering silahkan matikan kompor dan angkat masakan rendang dari kompor. Ambil piring saji dan hidangkan

Opor Ayam

Opor Ayam



     Opor ayam merupakan masakan yang sangat dikenal di Indonesia. Opor ayam diklaim berasal dari daerah berbudaya Jawa, khususnya Jawa Tengah dan Jawa Timur sebelah barat. Meskipun demikian, masakan ini juga telah dikenal luas di daerah lain. Opor ayam sebenarnya adalah ayam rebus yang diberi bumbu kental dari santan yang ditambah berbagai bumbu seperti serai, kencur, dan sebagainya. Dalam tradisi Jawa, perayaan Lebaran biasanya dibuat meriah dengan membuat ketupat yang disajikan dengan opor ayam dan sambal goreng hati.




Bahan :

  • 500 gr daging ayam, potong sesuai selera
  • 5 butir telur ayam rebus (opsional)
  • 3 btr kentang potong dadu (opsional)
  • 250 ml santan kental
  • 500 ml santan encer
  • 2 batang serai, memarkan
  • 3 lembar daun salam
  • 5 lembar daun jeruk purut
  • 4 cm lengkuas, memarkan
  • 1 sdt kaldu bubuk (opsional)
  • gula secukupnya
  • garam secukupnya
  • bawang goreng secukupnya untuk taburan
  • minyak goreng untuk menumis
Bumbu Halus
  • 8 siung bawang merah
  • 6 siung bawang putih
  • 5 butir kemiri
  • 3 cm kunyit
  • 2 cm jahe
  • 1 sdt ketumbar
  • 1/2 sdt lada/merica
  • 1/2 sdt jintan
Cara Membuat :
  1. Potong-potong daging ayam sesuai selera kemudian cuci hingga bersih. Sisihkan.
  2. Panaskan minyak goreng di wajan, tumis bumbu halus hingga matang dan harum.
  3. Masukkan ayam bersama dengan serai, daun salam, daun jeruk dan lengkuas. Tumis ayam beberapa saat hingga daging ayam berubah warna.
  4. Tuangkan santan encer, kaldu bubuk, garam dan gula secukupnya. Masak beberapa saat hingga ayam setengah matang.
  5. Jika ingin menambahkan kentang dan telur rebus, masukkan saat ayam setengah matang. Masak lagi selama kurang lebih 30 menit atau hingga kentang dan ayam matang sempurna dan teksturnya empuk.
  6. Cicipi rasanya, jika ada yang kurang maka bisa ditambahkan sesuai dengan selera.
  7. Terakhir, tuangkan santan kental. Masak hingga mendidih sambil terus diaduk agar santan tidak pecah.
  8. Sajikan opor ayam kuning bersama taburan bawang goreng.